Ketika anda membuka Adobe Premiere pertama kali, anda akan diminta memilih Workspace. Workspace akan dibahas dalam bahasan berikut. Untuk sementara, pilihlah A/B Editing. Anda nanti dapat berganti mode workspace dengan mudah.
Setiap kali anda membuka Premiere atau membuat proyek baru
(File>New Project), maka jendela Load Project Settings akan muncul. Jendela ini adalah tempat Premiere mendapat informasi teknis mengenai proyek. Anda dapat memilih settings yan sudah tersedia (available preset).
Jika ingin melakukan capturing, Anda dapat memilih preset yang sesuai dengan hardware yang Anda pakai. Misalnya Anda menggunakan kamera digital Anda dapat memilih preset DV-PAL. Secara umum pilihan yang sesuai dengan berbagai kamera adalah standard 32 kHz. 32 kHz menyatakan rate dimana audio direkam. Jika Anda menggunakan widescreen camcorder maka Anda perlu memilih pilihan wide screen.
Jika Anda hanya menggunakan Premiere untuk mengedit video, anda dapat memilih preset yang sesuai dengan tujuan akhir video nantinya. (PAL, NTSC, atau multimedia).
Anda juga dapat menggunakan pilihan Custom. Di sini Anda dapat menentukan sendiri berbagai atribut video,seperti frame rate, frame size, compressor, dan aspect ratio.