<rss version="2.0" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/" xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"><channel><title>Beasiswa Indonesia : Job Vacancy</title><link>http://blogs.mit.edu/CS/blogs/beasiswa/archive/category/681.aspx</link><description>Job Vacancy</description><dc:language>en-US</dc:language><generator>CommunityServer 1.1 (Build: 1.1.0.50615)</generator><item><title>France: Post-graduate Scholarship </title><link>http://blogs.mit.edu/CS/blogs/beasiswa/archive/2006/01/21/40114.aspx</link><pubDate>Sun, 22 Jan 2006 01:05:00 GMT</pubDate><guid isPermaLink="false">dea6705e-d99c-4a22-9533-aabb455eb28d:40114</guid><dc:creator>beasiswa</dc:creator><slash:comments>0</slash:comments><comments>http://blogs.mit.edu/CS/blogs/beasiswa/comments/40114.aspx</comments><wfw:commentRss>http://blogs.mit.edu/CS/blogs/beasiswa/commentrss.aspx?PostID=40114</wfw:commentRss><description>&lt;h3 class="post-title"&gt;France: Post-graduate Scholarship &lt;/h3&gt;
&lt;div class="post-body"&gt;
&lt;div style="CLEAR: both"&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;Kategori: Beasiswa S2 Luar Negeri (Prancis).&lt;br /&gt;Master Degree Scholarships In France &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The French Embassy in Indonesia and SFERE invite candidates for Master degree studies in France. The French Higher Education System, largely recognized in the world, offers low tuition fees to foreign students. Moreover, among accepted candidates, the French Embassy will select students who will be fully exempted of tuition fees, academic placement and monitoring fees, and French language course. Those students will only have to pay for their living expenses, yearly medical insurance, plane tickets and visa.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;&lt;strong&gt;&lt;a href="http://informasi-beasiswa.blogspot.com/2005/12/france-post-graduate-scholarship.html"&gt;READ MORE...&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Beasiswa Indonesia Scholarship sekolah S1 S2 S3 Post-doctoral dalam negeri dan luar negeri.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://blogs.mit.edu/CS/aggbug.aspx?PostID=40114" width="1" height="1"&gt;</description></item><item><title>Strategi Mencari Beasiswa di Jepang</title><link>http://blogs.mit.edu/CS/blogs/beasiswa/archive/2005/10/28/20213.aspx</link><pubDate>Fri, 28 Oct 2005 04:31:00 GMT</pubDate><guid isPermaLink="false">dea6705e-d99c-4a22-9533-aabb455eb28d:20213</guid><dc:creator>beasiswa</dc:creator><slash:comments>0</slash:comments><comments>http://blogs.mit.edu/CS/blogs/beasiswa/comments/20213.aspx</comments><wfw:commentRss>http://blogs.mit.edu/CS/blogs/beasiswa/commentrss.aspx?PostID=20213</wfw:commentRss><description>&lt;span class="title"&gt;Strategi Mencari Beasiswa di Jepang&lt;/span&gt;
&lt;table cellspacing="5" cellpadding="2" align="right" border="0"&gt;
&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;
&lt;td style="BORDER-RIGHT: #888888 1px solid; BORDER-TOP: #888888 1px solid; BORDER-LEFT: #888888 1px solid; BORDER-BOTTOM: #888888 1px solid" valign="top" bgcolor="#ffffff"&gt;
&lt;center&gt;&lt;a href="http://io.ppi-jepang.org/files/inovasi_Vol.1_XVI_Agustus_2004_page_61.pdf"&gt;&lt;img src="http://io.ppi-jepang.org/images/pdf.png" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;download versi PDF &lt;/a&gt;&lt;/center&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;p align="center"&gt;&lt;b&gt;Danardono Dwi Antono&lt;/b&gt; &lt;br /&gt;Mahasiswa Program Doktor di Tokyo University&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Lulus SMA, mendapat kesempatan studi ke luar negeri dengan beasiswa yang cukup merupakan impian sejak kecil. Apalagi dengan beasiswa itu kami tidak hanya dapat hidup layak dan mandiri di luar negeri, tapi juga bisa mempunyai kesempatan untuk jalan-jalan, mencicipi teknologi baru dan menambah wawasan lain. Selain juga karena bisa segera hidup mandiri di luar negeri tanpa bergantung pada bantuan keuangan dari orang tua menumbuhkan suatu kebanggaan di hati. Bahkan sebaliknya, banyak dari kami menyisihkan sebagian dari beasiswa, untuk membantu orang tua dan kakak/adik, memberi kesempatan berbakti kepada orang tua, dan berbagi kebahagian dengan anggota keluarga lain. &lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Menggapai mimpi&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Dari kecil, salah satu impian saya adalah sekolah ke luar negeri. Sekolah di negara yang turun salju saat musim dingin tiba, begitulah angan-angan saya dulu. Beruntung sekali saya memiliki orang tua yang walau tidak mampu untuk menyekolahkan anak-anaknya ke luar negeri, namun selalu memompakan semangat dan motivasi untuk belajar yang giat dan menyarankan untuk selalu mencari informasi beasiswa ke luar negeri karena itulah jalan satu-satunya agar saya bisa sekolah di luar negeri. Saat itu biaya kuliah belum semahal sekarang, toh kuliah di PTS misalnya tampaknya memberatkan bagi keluarga kami. Terinsipirasi kisah hidup orang tua yang selalu menceritakan bahwa dulunya dia sudah bisa bekerja sejak lulus SMA, saya pun berniat untuk bisa mandiri sejak lulus SMA. Saat itu lah, saya berpikir singkat mendapat beasiswa full untuk kuliah di luar negeri adalah jalan singkat merealisasi niat dan impian saya tersebut.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Saya percaya bahwa mimpi tidak akan datang sendiri namun harus diperjuangkan. Usaha untuk meraihnya perlu diniati dan disungguhi. Masuk SMA, saya mulai buka mata pasang telinga. Rajin bertanya-tanya ke guru-guru di SMA, mencari-cari info di surat kabar dimana saat itu internet belum ada. Tentunya akan sangat berguna jika kita mencari informasi beasiswa mulai dari 2 tahun sebelum lulus SMA. Minimal kita tahu keberadaan program beasiswa itu yang pada saatnya setelah lulus SMA kita tahu kepada siapa kita harus mencari tahu informasi beasiswa tersebut. Tinggal di Jakarta, saat kelas 3 SMA, saya bahkan kadang datang atau menelpon ke Kedutaan Besar / Pusat Kebudayaan Asing untuk sekedar bertanya apakah ada beasiswa yang tersedia untuk lulusan SMA. Dengan adanya internet, mencari informasi beasiswa untuk pelajar SMA sekarang terutama yang tinggal di luar Jakarta tampaknya sudah tidak sesulit dulu.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Satu hal yang saya sayangkan, bahwa angan-angan untuk kuliah di luar negeri tidak mendominasi di hati-hati teman-teman SMA saya saat itu. Beberapa di antaranya bahkan sudah enggan saat saya ajak untuk mencari informasi beasiswa. Belakangan hari, saat saya ikut seleksi suatu beasiswa, saya juga tidak merasa bahwa finalis-finalis yang ada saat itu benar-benar sungguh-sungguh ingin bisa kuliah di luar negeri. Namun sebaliknya saya juga salut dengan alumni-alumni dari sebuah SMA yang sangat bersemangat bersama-sama mencari informasi-informasi tawaran-tawaran beasiswa yang ada. &lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Mendapat beasiswa&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Lulus SMA, saya mendapat beasiswa full dari Mitsui Bussan, sebuah perusahaan Jepang, untuk studi Bahasa Jepang dan kuliah S1 di Jepang. Yang saya maksud dengan beasiswa penuh adalah beasiswa yang terdiri dari gaji bulanan (&lt;i&gt;monthly allowance&lt;/i&gt;) dan biaya kuliah, karena ada beasiswa lain yang hanya memberikan gaji bulanan saja. Dalam sistem seleksinya, Mitsui Bussan bekerja sama dengan Dikdasmen dan eksklusif untuk SMA yang ditunjuk Dikdasmen. Hal ini dilakukan untuk penghematan biaya pelaksanaan, karena hanya 2-3 pelajar yang akan terpilih untuk menjadi penerima beasiswa ini. &lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Walau sayangnya program beasiswa Mitsui Bussan berhenti mulai tahun ini, namun di sini saya tuliskan tahap-tahap penyeleksian yang mungkin berguna untuk kesempatan lain. Materi seleksi pertama adalah ujian tulis Matematika dan Bahasa Inggris. Dari seleksi pertama terpilih sekitar 12-16 orang yang berhak ikut ujian kedua berupa tes kesehatan, psikologi, maupun wawancara. Persiapan untuk wawancara begitu penting, karena ini lah yang paling menentukan. Nilai terbaik menjadi tidak berarti kalau anda dianggap sebagai orang yang tidak komunikatif dan emosional. &lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Kondisi sepuluh tahun lalu mungkin berbeda dengan sekarang. Namun saat itu tawaran beasiswa ke luar negeri yang tersedia untuk lulusan SMA adalah ke Jepang untuk banyak bidang, dan Belanda untuk bidang ekonomi. Belakangan ada tawaran beasiswa dari Singapura, namun tidak beasiswa full dan informasinya tidak tersebar luas. Beasiswa ke Jepang sendiri terutama dari Monbukagakusho melalui Kedutaan Besar menyediakan beberapa jenis beasiswa untuk lulusan SMA dan untuk lulusan S1. (Lebih lengkapnya lihat http://www.id.emb-japan.go.jp/scholarship.html) untuk jelasnya. Dua hal yang perlu saya tekankan di sini, pertama adalah sangat sulitnya untuk lulus Program S-1 untuk kedokteran umum dan kedokteran gigi sehingga dianjurkan untuk memilih jurusan lain bagi yang berminat dengan kedua jurusan itu. Kedua adalah, saya pribadi tetap menganjurkan untuk mengambil program D-3 walau di Indonesia sudah diterima di PTN-PTN ternama, karena setelah lulus D-3 kesempatan untuk mendapatkan &lt;i&gt;degree&lt;/i&gt; bisa diperoleh dengan melanjutkan kuliah selama 2 tahun ke Universitas (langsung tingkat 3). Apalagi kalau mengingat begitu mahalnya biaya kuliah di Indonesia. Sebagai referensi, uang masuk di universitas negeri di Jepang, sekitar 300.000 yen, sementara uang kuliah satu semester 270.000 yen. Dibanding kuliah di luar negeri lain, Amerika maupun Australia, biaya pendidikan di Jepang termasuk murah. Belum lagi ditambah dengan adanya kemungkinan mendapat keringanan uang sekolah di universitas negeri tertentu. Penulis sendiri mendapat kemudahan bebas uang kuliah 100% selama lebih dari 3 tahun. &lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Untuk beasiswa program Pasca-Sarjanaa selain beasiswa Monbukagakusho jenis G-to-G untuk pegawai negeri sipil dan jenis U-to-U untuk umum, juga ada beasiswa Panasonic untuk program Master http://www.panasonic.co.id/panasonic_scolarship/index.asp. &lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Beberapa hal yang mungkin menjadi pikiran saat mencari beasiswa untuk kuliah di luar negeri adalah pertama apakah adanya perjanjian seperti ikatan kerja setelah selesai program beasiswa. Beasiswa yang saya sebut di atas, tidak ada yang memiliki ikatan kerja. Untuk beasiswa lain, kalaupun ada perjanjian tertentu, tentunya penerima beasiswa yang sudah lulus SMA maupun orang tuanya sudah cukup dewasa untuk mengerti arti dan tanggung jawab sebuah akad/perjanjian dengan menyatakan kesanggupannya menerima beasiswa tersebut. Catatan lain adalah tentang jurusan- jurusan di universitas di Jepang, yang tentunya belum tentu sama dengan apa yang ada di Indonesia, juga dengan tingkat kesulitan masing-masing jurusan. Di kampus saya, untuk undergraduate course, Jurusan Fisika di Fakultas Science adalah jurusan yang banyak diminati, dan tempat berkumpulnya mahasiswa pandai yang berminat di bidang Science maupun Engineering. Bisa kita bandingkan dengan jurusan Fisika di fakultas MIPA di universitas-universitas di Indonesia yang kurang diminati. Lulusan Fakultas Science tentunya juga dapat masuk ke bidang-bidang Engineering saat mencari kerja, dan juga sebaliknya. Sehingga kekhawatiran bahwa lulusan Science sulit mencari kerja tentunya tidak terbukti. Apalagi untuk negara seperti Jepang, dimana setiap perusahaan biasanya mempunyai unit Research and Development yang tentunya membutuhkan lulusan dari berbagai jurusan. Terakhir dan terutama mungkin, kekhawatiran untuk memilih Jepang sebagai tempat studi memang beralasan. Tentunya karena kesulitan bahasa Jepang yang menggunakan kanji itu sendiri. Namun untuk masing-masing program beasiswa terutama untuk beasiswa Monbukagakusho, biasanya juga mencakup studi bahasa Jepang yang cukup untuk dapat mengikuti kuliah di universitas. &lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Tinggal di Jepang &lt;/b&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Saya belum pernah tinggal di luar negeri selain Jepang, namun dengan kemampuan berbahasa Jepang yang saya miliki, saya merasakan kehidupan di Jepang begitu menyenangkan. Kekurangan dengan tinggal di Jepang adalah tentunya berkurangnya kesempatan menggunakan bahasa Inggris. Biaya hidup mungkin memang tinggi, tapi selama mendapat beasiswa yang cukup rasanya itu bisa diakomodasi, termasuk di dalamnya uang kuliah yang relatif murah kalau dibanding dengan di negara-negara seperti Amerika, Inggris atau Australia. Kesempatan untuk bekerja paruh waktu pun terbuka lebar. Kalau melihat perjuangan teman-teman dari Cina maupun Korea misalnya, mereka rata-rata tidak mendapatkan beasiswa juga tidak semua datang dari keluarga kaya, toh mereka bisa &lt;i&gt;survive&lt;/i&gt; tinggal di Tokyo misalnya. Tidak lain dan tidak bukan, karena mereka berjuang keras untuk itu dengan kerja paruh waktunya bahkan sampai mengorbankan waktu tidurnya. Semangat seperti itu yang mungkin masih kurang di antara kita bangsa Indonesia.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Beasiswa pertama saya habis seiring dengan lulusnya saya dari program S1. Untuk melanjutkan studi tentunya saya membutuhkan beasiswa lain. Mencari beasiswa lain tidak mudah namun tetap kemungkinan itu selalu ada. Walau tergantung universitasnya, namun tawaran beasiswa untuk mahasiswa asing yang berbagai jenis macam dan besarnya tetap ada. Walau sulit tentunya kemungkinan mendapat beasiswa selalu terbuka. Di universitas saya, kebetulan tawaran beasiswa banyak sekali, hanya saja karena di kampus saya banyak sekali mahasiswa asing sehingga biasanya ada seleksi untuk tiap-tiap beasiswa yang memerlukan rekomendasi dari universitas. Sebaliknya di universitas lain, walau tawaran beasiswa sedikit, namun karena jumlah mahasiswa asingnya sedikit, kesempatan mendapatkan beasiswa menjadi besar. Hanya siswa yang lulus seleksi yang akan direkomendasikan universitas untuk bisa mendaftar beasiswa tersebut. Selain melalui jalur kampus, ada juga jenis beasiswa yang bisa diakses oleh setiap mahasiswa asing tanpa melalui kampus, alias daftar langsung. Tentunya untuk memperoleh beasiswa jenis ini pun ada seleksinya. Untuk beasiswa dengan cara mendaftar langsung seperti ini, peran "menjual diri" dalam bahasa Jepang sangat signifikan dalam menulis formulir dan saat seleksi wawancaranya. Beasiswa-beasiswa yang saya sebutkan ini biasanya datang dari perusahaan-perusahaan, dan hampir semua tidak menyaratkan perjanjian khusus setelah program beasiswa berakhir. Selain itu ada beasiswa yang diberikan dari universitas. &lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Sebagai pengalaman pribadi, saya mendapat beasiswa Epson selama 2 tahun setelah lulus seleksi di kampus dan direkomendasikan universitas. Setelah direkomendasikan universitas, biasanya kemungkinan mendapat beasiswa tersebut menjadi sekitar 90%. Selain itu saya juga sedang mendapat beasiswa Tokyu melalui jalur daftar langsung. Sebagai gambaran saat saya mendaftar beasiswa Tokyu itu perbandingan jumlah siswa yang lulus seleksi dan yang mendaftar adalah 18/950. Program beasiswa lain biasanya hanya menyediakan 10 tempat untuk penerima beasiswa baru setiap tahunnya. Besar beasiswa tiap-tiap program berbeda begitu pula dengan waktu penerimaan beasiswa, ada yang satu tahun ada pula yang dua-tiga tahun. &lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Penyebaran informasi&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Banyak teman-teman yang mengeluhkan tidak menyebarnya informasi-informasi beasiswa terutama untuk lulusan SMA di daerah-daerah menyebabkan penerima beasiswa terutama di masa lalu terpusat untuk pelajar-pelajar di kota besar. Beruntunglah pelajar yang sekolahnya menyediakan informasi-informasi tersebut, namun jelas tidak semua sekolah seperti itu. Berkat internet, penyebaran informasi beasiswa di Indonesia menjadi lebih baik dibanding 10 tahun lalu, yang hanya bisa dibaca melalui pengumuman di surat kabar tertentu seperti Kompas misalnya. Salah satu cara lain, adalah kontribusi penerima beasiswa untuk menyebarkan informasi tersebut ke almamaternya. Cara ini lah yang saya tempuh selama ini sebagai kontribusi saya kepada almamater, mengingat saya juga mendapat beasiswa pertama kali melalui SMA saya itu. Namun sayangnya tidak banyak yang melakukan cara tradisional seperti ini dengan berbagai alasan. Cara lain untuk memperoleh banyak informasi mengenai beasiswa di luar negeri terutama untuk pasca sarjana, adalah melalui mailing list (milist) beasiswa@yahoogroups.com yang memiliki member sampai ribuan banyaknya. Saya yang juga member di mailing list sangat salut terutama kepada moderator-moderator milist ini yang banyak meng&lt;i&gt;share&lt;/i&gt; berbagai informasi beasiswa di situ. &lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Membaca tulisan-tulisan yang muncul di milist itu, terasa bahwa semangat untuk sekolah di luar negeri bagi banyak orang Indonesia meningkat yang mungkin perlu disimak bagi kita semua yang sudah sukses mendapat beasiswa dan studi di luar negeri agar semangat kita semua untuk belajar keras tidak luntur saat sudah tiba dan belajar di luar negeri walaupun menemui berbagai kesulitan dalam hidup di negara asing. Karena memang hidup di negara asing tidak mudah. &lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Catatan terakhir saya berikan kepada pencari beasiswa yang berminat sekolah di Jepang. Yaitu jangan biarkan sikap 'ingin selalu disuapi' dalam mencari informasi. Dengan adanya internet, informasi-informasi untuk kehidupan di Jepang misalnya tentunya semakin mudah dicari, misalnya melalui situs berikut http://www2.jasso.go.jp/index_e.html atau pengumuman tawaran beasiswa http://www.dikti.org/beasiswa/. Membaca pertanyaan-pertanyaan yang sering muncul di milist PPI-Jepang pun membuat saya perlu menekankan agar pencari beasiswa lebih aktif dan mampu mendefinisikan studi dan minat riset yang diinginkan. Karena kadang ada permohonan bantuan untuk mencarikan contact Professor di bidang TI untuk bisa mendaftar beasiswa Monbukagakusho untuk paska-sarjana misalnya tanpa penjelasan lebih detil tentang bidang riset yang diminati, atau bahkan identitas pribadinya. Orang lain pun tentunya akan sulit dan malas membantu kalau tidak melihat kesungguhan pencari informasi. Yang terbaik adalah usahakan mencari informasi sendiri melalui internet atau kalau tinggal di Jakarta dan sekitarnya, bisa berkunjung ke Pusat Kebudayaan Jepang misalnya untuk dapat bertanya lebih lanjut untuk studi ke Jepang dan prosedur-prosedurnya. Lalu setelah usaha untuk mencari contact Professor dilakukan namun tidak membuahkan hasil, barulah mencoba bertanya. Namun tentunya jangan terlalu mengharapkan akan datangnya jawaban dengan cepat. Karena tentunya orang lain yang berbeda bidang keahliannya, tidak mampu memberikan saran, belum lagi karena kesibukan orang yang ditanya. &lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Penutup&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Biaya sekolah yang semakin tinggi dari tingkat Taman Kanak-kanak sampai perguruan tinggi di Indonesia akhir-akhir terasa begitu memprihatinkan. Bagi penulis hal itu menjadi ironis dengan kenyataan bahwa dengan tinggal di Tokyo yang tahun ini kembali terpilih sebagai kota yang termahal di dunia ternyata mengantarkan untuk tidak sekedar lulus S1, namun juga S2 dan sekarang studi S3 tanpa biaya dari orang tua. Semoga anak-anak Indonesia mendapat haknya untuk bisa menikmati pendidikan dengan biaya yang terjangkau.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Sumber: &lt;a href="http://io.ppi-jepang.org/article.php?id=20"&gt;Buletin Inovasi PPI Jepang&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="http://blogs.mit.edu/CS/aggbug.aspx?PostID=20213" width="1" height="1"&gt;</description></item><item><title>Malaysia: beasiswa Ilmu Optik dan Ilmu (bisnis) Retail</title><link>http://blogs.mit.edu/CS/blogs/beasiswa/archive/2005/10/27/20187.aspx</link><pubDate>Thu, 27 Oct 2005 19:31:00 GMT</pubDate><guid isPermaLink="false">dea6705e-d99c-4a22-9533-aabb455eb28d:20187</guid><dc:creator>beasiswa</dc:creator><slash:comments>0</slash:comments><comments>http://blogs.mit.edu/CS/blogs/beasiswa/comments/20187.aspx</comments><wfw:commentRss>http://blogs.mit.edu/CS/blogs/beasiswa/commentrss.aspx?PostID=20187</wfw:commentRss><description>&lt;p&gt;&lt;font face="Courier New"&gt;INSTITUT OPTOPRENEUR  MALAYSIA (www.optopreneur.com)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bekerjasama dengan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ASEAN BUSINESS ADVISORY COUNCIL (&lt;a href="http://www.asean-bac.org"&gt;www.asean-bac.org&lt;/a&gt;)&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;font face="Courier New"&gt;              Mengundang pemuda-pemudi Aceh untuk ikut serta dalam seleksi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BEASISWA ILMU OPTIK DAN ILMU (BISNIS) RETAIL&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dari INSTITUT OPTOPRENEUR MALAYSIA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Institut Optopreneur, sebuah institusi pendidikan yang didirikan oleh perusahaan optik terbesar Malaysia, ingin membantu pemuda/pemudi Aceh yang terkena dampak Tsunami untuk dapat meneruskan pendidikan lanjut di bidang ilmu optik dan ilmu (bisnis) retail dengan ikatan dinas di Malaysia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Program pendidikan yang ditawarkan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Program Opticianry (ke-optik-an). Masa Belajar 3 tahun, dengan ikatan dinas 3 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Program Retailing (ke-retail-an). Masa Belajar 2 tahun, dengan ikatan dinas 2 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hak-hak penerima beasiswa:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama belajar di Malaysia, mahasiswa/mahasiswi akan mendapatkan RM 500 per bulan untuk tahun pertama, RM 600 per bulan untuk tahun kedua, RM 700 per bulan untuk tahun ketiga.. Akomodasi disediakan, begitu pula asuransi dan cuti tahunan semasa dalam ikatan dinas.   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kriteria pemuda-pemudi yang dibutuhkan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Lulus dari SMA/MAN/SMK di Aceh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Berusia antara 18 sampai 28 tahun di Aceh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Memiliki keinginan kuat menjadi wirausahawan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Mengerti bahasa Inggris (minimal wicara/lisan)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Khusus bagi peminat Program Opticianry, harus memiliki nilai ujian/rapor SMA/MAN/SMK yang bagus untuk mata pelajaran Matematika dan Bahasa Inggris.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Lolos test administasi dan wawancara yang akan diselenggarakan sekitar akhir bulan Nopember 2005.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prosedur pelamaran:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kirimkan surat lamaran disertai:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Fotokopi Ijazah dan nilai ujian/rapor SMA yang telah dilegalisir &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Fotokopi KTP/tanda pengenal lainya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Surat ijin orang tua untuk mengikuti program ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Pasfoto 4x6 1 lembar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Apabila dirasa perlu, dapat menyertakan sertifikat kursus/ rekomendasi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ke alamat:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ASEAN-BAC Secretariat &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jl. Sisingamangaraja &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JAKARTA 12110 (bagi pelamar yang berdomisili di Jakarta, dan kota-kota diluar Aceh dan Sumatera bagian utara) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;atau &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MEDIA CENTER ACEH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jl. Merak no. 32, Sukadamai, Kec. Lueng Bata,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BANDA ACEH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(bagi pelamar yang berdomisili di Aceh dan Sumatera bagian utara) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lamaran yang diproses harus diterima paling lambat tanggal 21 Nopember 2005&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;------------------------------------------------------------------------------------------------------------&lt;br /&gt;Informasi  lebih lanjut silahkan hubungi:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. SupriyantoMedia Advisor ASEAN-BAC&lt;br /&gt;Email. asupriyanto@gmail.com&lt;br /&gt;HP. 0813-111-66-552&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="http://blogs.mit.edu/CS/aggbug.aspx?PostID=20187" width="1" height="1"&gt;</description></item><item><title>Bea Siswa Solar Engine Apprentiship Training 2006</title><link>http://blogs.mit.edu/CS/blogs/beasiswa/archive/2005/10/20/19673.aspx</link><pubDate>Thu, 20 Oct 2005 17:00:00 GMT</pubDate><guid isPermaLink="false">dea6705e-d99c-4a22-9533-aabb455eb28d:19673</guid><dc:creator>beasiswa</dc:creator><slash:comments>0</slash:comments><comments>http://blogs.mit.edu/CS/blogs/beasiswa/comments/19673.aspx</comments><wfw:commentRss>http://blogs.mit.edu/CS/blogs/beasiswa/commentrss.aspx?PostID=19673</wfw:commentRss><description>PT Nusantara Turbin dan Propulsi menyelenggarakan Bea Siswa Solar Engine Apprentiship Training 2006

Tujuan Pelatihan
membentuk tenaga yang ahli dan handal dalam perwatan mesin turbin dan gas

Persayaratan peserta
1.. S1 teknik mesin/Fisika, umur maks 26 thn, ipk min 2.7
2.. mengirim surat lamaran in english dgn lampiran:
a.. foto copy ijazah dan daftar nilai yang dilegalisir
b.. SKKB
c.. foto 4 x 6 1 bh
dikirim via pos plg lambat tgl 25 oktober 2005 (stempel pos),
dilamatkan kepada:
Manager HR &amp;amp; GA
PT Nusantara Turbin dan Propulsi
Jl. Pajajaran no 154 (KP IV) Bandung 40174

proses seleksi
1.. panitia akan memanggil mll pos bagi peserta yang lulus seleksi dan
evaluasi prestasi akademik dan memberitahukan yang tidak lulus seleksi.
2.. peserta diwajibkan mengikuti psychotest dan TPA. apabila lulus akan
dipanggil untuk wawancara dan tes kesehatan
3.. seleksi diadakan di Bandung dan peserta menanggung biaya akomodasi dan
transport masing2.
Keputusan lain

1.. keputusan panitia seleksi tidak dapat diganggu gugat
2.. peserta yang dinyatakan lulus sampai seleksi terakhir, sebelum menjadi
apprentice diwajibkan menandatangai surat perjanjian pendidikan
3.. pendidikan berlangsung 1 tahun, selama mengikuti training, akan diberikan
uang saku.
P.S.
iklan ini dimuat diharian kompas, tgl 15 oktober 2005. silahkan dimanfaatkan
kesempatan baik ini. training akan dilakukan mulai pkl 07.15-16.00 setiap hari
kerja. selama satu tahun. akan ada evalusi per semester dan tugas akhir.
apprentice yang berprestasi dan bisa bertahan setahun penuh, punya kesempatan
besar untuk direkrut oleh perusahan kami dan sponsor (Solar Turbines dan
Indoturbine). jumlah apprentice kemungkinan besar tidak akan lebih dari 7 orang.


&lt;img src="http://blogs.mit.edu/CS/aggbug.aspx?PostID=19673" width="1" height="1"&gt;</description></item><item><title>Job Vacancies at UN-HABITAT</title><link>http://blogs.mit.edu/CS/blogs/beasiswa/archive/2005/10/16/19533.aspx</link><pubDate>Sun, 16 Oct 2005 21:21:00 GMT</pubDate><guid isPermaLink="false">dea6705e-d99c-4a22-9533-aabb455eb28d:19533</guid><dc:creator>beasiswa</dc:creator><slash:comments>0</slash:comments><comments>http://blogs.mit.edu/CS/blogs/beasiswa/comments/19533.aspx</comments><wfw:commentRss>http://blogs.mit.edu/CS/blogs/beasiswa/commentrss.aspx?PostID=19533</wfw:commentRss><description>&lt;p&gt;&lt;font face="Courier New"&gt; *UNITED NATION HUMAN AND SETTLEMENT PROGRAMME*&lt;br /&gt;*ACEH-NIAS SETTLEMENT SUPPORT PROGRAMME*&lt;br /&gt;*UN-Habitat – ANSSP is looking urgently for :*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;P01. *Housing Policy Researcher.* Candidates have a knowledge about the policy environment for housing and settlement development in Indonesia and practical experience in Aceh. A legal or public administration background is&lt;br /&gt; preferred. Candidates can provide independent&lt;br /&gt;analysis of changing policies with regard to civil administration, public finances, land registration and infrastructure and can relate general regulatory issues to housing policy.&lt;br /&gt; Good knowledge of English is a strength. Good&lt;br /&gt;instructing capacities is a strong asset.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;P02. *Journalist – Text Editor. *Candidates have&lt;br /&gt;proven experience in writing texts in Bahasa Indonesia which are clear and communicative.&lt;br /&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;font face="Courier New"&gt;Candidates have worked at least 5 years as a text editor or writer and have proven capacity to deal with technical issues for a non-technical audience. Knowledge of Acehnese is an asset.&lt;br /&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;font face="Courier New"&gt;P03. *Housing Policy Staff in Nias.* Candidates have a background in construction, engineering or architecture and are good instructors.&lt;br /&gt;&lt;/font&gt;&lt;font face="Courier New"&gt;Candidates have a proven record of good and clear reporting in Bahasa Indonesia and simple reporting in English. Most work time is spent in Nias, with regular travel to Banda Aceh.&lt;br /&gt;&amp;gt; &lt;br /&gt;&amp;gt; P04. *Timber Supply Specialist.* Candidates have a&lt;br /&gt;&amp;gt; background in forestry&lt;br /&gt;&amp;gt; science and have proven experience (at least 3&lt;br /&gt;&amp;gt; years) in the procurement of&lt;br /&gt;&amp;gt; timber. Candidates are willing to travel and have a&lt;br /&gt;&amp;gt; good knowledge of&lt;br /&gt;&amp;gt; English.&lt;br /&gt;&amp;gt; &lt;br /&gt;&amp;gt; P05. *Housing Progress Monitor.* Candidates have a&lt;br /&gt;&amp;gt; background in&lt;br /&gt;&amp;gt; architecture or construction and at least 5 years&lt;br /&gt;&amp;gt; on-site experience. Good&lt;br /&gt;&amp;gt; reporting and precision are essential, as well as&lt;br /&gt;&amp;gt; good project management&lt;br /&gt;&amp;gt; capacities. Knowledge of English is an asset.&lt;br /&gt;&amp;gt; &lt;br /&gt;&amp;gt; P06. *Data Manager.* Candidates have an information&lt;br /&gt;&amp;gt; technology background&lt;br /&gt;&amp;gt; and have proven experience (3 years or more) in&lt;br /&gt;&amp;gt; programming and maintaining&lt;br /&gt;&amp;gt; Access databases. Candidates are precise in cleaning&lt;br /&gt;&amp;gt; up databases and are&lt;br /&gt;&amp;gt; outgoing when helping others to provide data&lt;br /&gt;&amp;gt; entries.&lt;br /&gt;&amp;gt; &lt;br /&gt;&amp;gt; P07. *Experienced Event Organiser.* Candidates have&lt;br /&gt;&amp;gt; proven experience in the&lt;br /&gt;&amp;gt; organisation of seminars and workshops involving&lt;br /&gt;&amp;gt; government institutions and&lt;br /&gt;&amp;gt; civil society organisations. Candidates have at&lt;br /&gt;&amp;gt; least 3 years proven&lt;br /&gt;&amp;gt; experience in responsible positions for event&lt;br /&gt;&amp;gt; organisation. Candidates are&lt;br /&gt;&amp;gt; enterprising, perform well in teams and can work&lt;br /&gt;&amp;gt; under pressure in order to&lt;br /&gt;&amp;gt; achieve results.&lt;br /&gt;&amp;gt; &lt;br /&gt;&amp;gt; P08. *Photographer.* Candidates have a proven record&lt;br /&gt;&amp;gt; of professionally&lt;br /&gt;&amp;gt; documenting social and political issues in Aceh.&lt;br /&gt;&amp;gt; Experience with video and&lt;br /&gt;&amp;gt; film is an asset. Candidates are willing to travel&lt;br /&gt;&amp;gt; throughout Aceh.&lt;br /&gt;&amp;gt; &lt;br /&gt;&amp;gt; P09. *Librarian – Website Content Editor.*&lt;br /&gt;&amp;gt; Candidates have a background in&lt;br /&gt;&amp;gt; social science or architecture or housing.&lt;br /&gt;&amp;gt; Candidates have good knowledge of&lt;br /&gt;&amp;gt; organising English-language and Indonesian-language&lt;br /&gt;&amp;gt; documentation and&lt;br /&gt;&amp;gt; reports and making them easily available for a wide&lt;br /&gt;&amp;gt; audience. Candidates&lt;br /&gt;&amp;gt; have also an understanding for organising&lt;br /&gt;&amp;gt; information on websites. Spoken&lt;br /&gt;&amp;gt; English is an asset.&lt;br /&gt;&amp;gt; &lt;br /&gt;&amp;gt; P10. *Secretary.* Candidates have good bilingual&lt;br /&gt;&amp;gt; skills in supporting the&lt;br /&gt;&amp;gt; management and events of an operational unit. Good&lt;br /&gt;&amp;gt; computer skills required.&lt;br /&gt;&amp;gt; Candidates have at least 1 year experience and are&lt;br /&gt;&amp;gt; willing to work overtime&lt;br /&gt;&amp;gt; when required.&lt;br /&gt;&amp;gt; &lt;br /&gt;&amp;gt; All positions are available for 10 months, with a&lt;br /&gt;&amp;gt; probation of 2 months.&lt;br /&gt;&amp;gt; Selected positions will be available for extension&lt;br /&gt;&amp;gt; beyond 10 months. Please&lt;br /&gt;&amp;gt; send your CV and Cover Letter to:&lt;br /&gt;&amp;gt; muamar.vebry@gmail.com and please mention&lt;br /&gt;&amp;gt; which position (referring to the code) on your&lt;br /&gt;&amp;gt; application document.&lt;br /&gt;&amp;gt; &lt;br /&gt;&amp;gt; &lt;br /&gt;&amp;gt; --&lt;br /&gt;&amp;gt; Muamar Vebry, ST, MSc&lt;br /&gt;&amp;gt; Programme Officer&lt;br /&gt;&amp;gt; UN-HABITAT&lt;br /&gt;&amp;gt; United Nation Human Settlements Programme&lt;br /&gt;&amp;gt; Jalan Taman Makam Pahlawan No. 3A&lt;br /&gt;&amp;gt; &lt;br /&gt;&amp;gt; Mobile: +62 812 69 88641&lt;br /&gt;&amp;gt; Mobile: +62 812 69 38933&lt;br /&gt;&amp;gt; Tel : +62 651 741 2525&lt;br /&gt;&amp;gt; Fax : +62 651 25258&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="http://blogs.mit.edu/CS/aggbug.aspx?PostID=19533" width="1" height="1"&gt;</description></item><item><title>Temporary Accounting Staff</title><link>http://blogs.mit.edu/CS/blogs/beasiswa/archive/2005/10/14/19460.aspx</link><pubDate>Fri, 14 Oct 2005 16:27:00 GMT</pubDate><guid isPermaLink="false">dea6705e-d99c-4a22-9533-aabb455eb28d:19460</guid><dc:creator>beasiswa</dc:creator><slash:comments>0</slash:comments><comments>http://blogs.mit.edu/CS/blogs/beasiswa/comments/19460.aspx</comments><wfw:commentRss>http://blogs.mit.edu/CS/blogs/beasiswa/commentrss.aspx?PostID=19460</wfw:commentRss><description>&lt;p&gt;&lt;font face="Courier New"&gt;&lt;a href="http://informasi-beasiswa.blogspot.com/"&gt;&lt;strong&gt;Untuk info beasiswa dalam negeri dan luar negeri klik di sini&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;font face="Courier New"&gt;Subject: URGENT!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dear Members.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya lagi butuh karyawan dan urgent sekali..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Klien saya di Summitmas sedang mencari Temporary Accounting Staff utk 4 bulan saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah married tidak papa. Justru itu yg dicari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengalaman sebagai sekretaris atau accounting staff (simple accounting )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang penting harus fluent fluent bhs inggris orally and written. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gajinya ..nah itu."Cuma" max 2,5 mio... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulai kerja 9 November 2005 sampai March 9 2006.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Please..please.yg punya kenalan lgs hubungi saya ya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Thanks berat!! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Best Regards&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NINUK HANDAYANI (Ms.)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*******************************************************&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sr. Recruitment Consultant&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PT. JAC Indonesia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahid Hasyim 76&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SPININDO Bldg 1st &amp;amp; 2nd Floor&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Phone. 021-3159504/06, 31906607&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fax. 021-3159520, 31906608&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HP. 0816-1885-885&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Email : ninuk@jacindonesia.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/font&gt;&lt;a href="http://www.jacindonesia.com/" target="_blank"&gt;&lt;font face="Courier New" color="#003399"&gt;http://www.jacindonesia.com&lt;/font&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;font face="Courier New"&gt;A member of Tazaki Group &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;www.tazakigroup.com &amp;lt;&lt;/font&gt;&lt;a href="http://www.tazakigroup.com/" target="_blank"&gt;&lt;font face="Courier New" color="#003399"&gt;http://www.tazakigroup.com/&lt;/font&gt;&lt;/a&gt;&lt;font face="Courier New"&gt;&amp;gt; &lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://informasi-beasiswa.blogspot.com/"&gt;&lt;strong&gt;&lt;font face="Courier New"&gt;Untuk info beasiswa dalam negeri dan luar negeri klik di sini&lt;/font&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="http://blogs.mit.edu/CS/aggbug.aspx?PostID=19460" width="1" height="1"&gt;</description></item></channel></rss>